Dalam rangka konsolidasi kepengurusan IPNU yang baru, maka untuk mengawali kegiatan kami melakukan acara bakar-bakar pada 07 Juni 2014 di Gedung PCNU Banjarnegara.
Alhamdulillah acara diklatama 3 (pendidikan dan pelatihan pertama)Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama bersama Dewan Komando Cabang Corps Brigade Pembangunan -Dewan Komando Cabang Korp Pelajar Putri di Desa Bakal,Batur Banjarnegara berjalan dengan lancar. Bekerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU BATUR sungguh luar biasa , para kader CBP KPP ini kelak akan meneruskan perjuangan Nahdlatul Ulama 10 Tahun kedepan, Semoga dengan diadakan acara tersebut menjadikan bekal para kader muda NU, menjadikan mereka tahan banting "dikemukakan oleh rekan fuad selaku ketua panitia diklatama 3 sewaktu penutupan". Melihat diera globalisasi ini sangatlah miris , banyak pemuda yang hilang arah . Kenakalan Pelajar, pergaulan bebas, dan lain lain membuat bangsa ini menangis tersedu sedu. Kalau generasi hari ini kok sudah seperti itu maka jangan tanya masa depan bangsa tinggal menunggu kehancuran (Rekan Eman Setiaji). Hidup ipnu i...
Kini tiba waktunya bergerak berperan aktif menunjukan eksistensi IPNU/IPPNU dalam pembangunan pelajar muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter. Tapi sebelum lebih jauh ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu planning atau dalam IPNU/IPPNU lebih sering disebut raker(rapat kerja) hal ini penting karena pemetaan banjarnegara yang cukup luas dan banyak kendala-kendala yang nantinya akan dihadapi. Oleh karena itu perlunya setrategi dan tehnik-tehnik yang dipakai perlu disiapkan dengan masak untuk menentukan wajah IPNU/IPPNU dimasa depan. Karena pentingnya hal tersebut alhamdulillah pada tanggal 5 februari 2017, PC IPNU/IPPNU Banjarnegara telah menggelar rapat kerja cabang atau lebih sering disebut rakercab hal ini dimaksudkan sebagai progres dan komitmen PC IPNU/IPPNU Banjarnegara dalam khidmahnya dua tahun kedepan. Banyak masalah-masalah yang perlu disikapi dengan baik diera global dan budaya hedonisme yang berkembang menjadi tantangan tersendiri bagi IPNU/IPPNU untuk menya...
NU Menjadi Penyangga 4 Pilar Kebangsaan Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Banjarnegara menggelar dialog interaktif pelajar NU dengan mengangkat tema “Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia, Ideologi Bangsa dan Negara” dengan pembicara anggota MPR RI Fraksi PKB, Drs. H. Taufiq R. Abdulloh yang digelar di Gedung Pendopo Banjarkulon, Kecamatan Banjarmangu, Minggu (14/05/2017) kemarin. Dalam materinya, Taufiq R Abdulloh menyampaikan bahwa NU selama ini menjadi penyangga atau tiang 4 pilar kebangsaan, kalau disingkat menjadi PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945). Menurutnya, NU betul-betul memperjuangkan politik kebangsaan di dalam perjalanan sejarahnya. NU tetap konsisten dan istiqomah dalam menjaga keutuhan NKRI, mengawal pancasila, mewujudkan kebhinekaan dengan penuh toleransi. 4 pilar kebangsaan harus disosialisasikan, karena 4 pilar tersebut merupakan hasil perj...
Comments
Post a Comment